Setangkai Purnama Pengganti Mawar   Leave a comment

Ketika subuh mengembun
di atas kuntum
Zayyin, kulihat bulan

di atas halaman.
Kupetik untukmu pengganti mawar
yang pagi ini belumlah mekar.

Untukmu setangkai purnama. Sebuah damba
menemukan wajahmu tersenyum ketika ku terbangun
serasa mimpi indah baru berlangsung.

Lalu kulihat bulan bercakap padamu
ingin menghuni matamu
di mana tatapan cintamu, bercahaya

Posted 26 Juni 2011 by hartoyosbk in Puisi Cinta

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: