Archive for Juli 2011

Monumen Simpang Lima Gumul   Leave a comment

Monumen Simpang Lima Gumul yang sebelum dibangun dikenal dengan nama Proliman, berada di Desa Tugurejo, Kecamatan Gampengrejo, Kediri, Jawa Timur, di pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke, Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten. Kediri, tempat dimana pernah berdiri sebuah kerajaan yang agung dengan akar budaya yang kuat, justru mendirikan sebuah monumen yang menyerupai Arc de Triomphe.

Jika Arc de Triomphe, diilhami Arch of Titus yang dibangun orang Romawi pada abad pertama, dibuat di Paris untuk menghormati mereka yang bertempur dan mati bagi Perancis dalam Revolusi Perancis dan Perang Napoleon, maka tidak jelas Monumen Simpang Lima Gumul Kediri ini dibuat untuk menghormati siapa, dan mengapa bupati yang memprakarsainya tidak membuat sebuah monumen agung yang mengambil bentuk dari akar budaya setempat.

Jalanan di sekeliling Monumen Simpang Lima Gumul yang cukup lebar dan ditata dengan baik, dengan jajaran pepohonan pakis yang memberi kehijauan namun tampak tidak akan cukup untuk memberi keteduhan bagi pejalan dari terik matahari Kediri.

Jika Arc de Triomphe maupun Arc de Titus memiliki lekuk dan detail ornamen yang indah, yang menunjukkan keseriusan pembuatan dan cita rasa seni budaya tinggi, maka tidak ada ornamen yang mengesankan pada Monumen Simpang Lima Gumul, kecuali relief sederhana yang konon menceritakan sejarah Kediri. Baca entri selengkapnya »

Posted 18 Juli 2011 by hartoyosbk in Pariwisata Jawa Timur

Tagged with

Penikmat sedekah   Leave a comment

Kalau tidak mengandung samudera hikmah dan lautan pahala, tentu para Rasul dan para Nabi, serta orang-orang saleh sejak zaman dulu tidak akan berlomba untuk mengeluarkan sedekah, baik ketika kondisi mereka berlebihan maupun dalam keadaan kekurangan. Selain akan menuai pahala, orang yang senang bersedekah hidupnya selalu terasa nikmat sebab semuanya akan berjalan serba mudah dan rezekinya lancar. “Sedekah atau infak adalah sarana yang dapat mempermudah bagi seseorang dalam mencari rezeki. Semakin ia banyak bersedekah, semakin mudah ia mencari rezekinya. Sebaliknya, semakin ia bakhil dengan hartanya, maka rezeki pun semakin menjauh dari dirinya,“ demikian antara lain ujar Sulaiman Al Kumayi dalam bukunya ‘Rahasia Memperoleh Rezeki Halal & Berkah.‘ Perihal ini telah dipastikan Allah dalam Al Quran “ …. dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya“ (QS.Saba (34) : 39). Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini, apa pun yang diinfakkan di dalam hal yang diridhai Allah SWT., maka Allah SWT akan menggantinya di dunia dan memberikan pahala dan balasan di akhirat kelak. baca selengkapnya

Posted 18 Juli 2011 by hartoyosbk in Hikmah

Tagged with

Sedekah Paling Utama   Leave a comment

Dalam sebuah hadits terdapat penjelasan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai aktifitas bersedekah yang paling utama alias afdhol.

Tidak semua bentuk bersedekah bernilai afdhol. Bagi orang yang berusia muda dan sedang energik tentunya bersedekah memiliki nilai lebih tinggi di sisi Allah daripada bersedekahnya seorang yang telah lanjut usia, sakit-sakitan, dan sudah menjelang meninggal dunia. selanjutnya

Posted 18 Juli 2011 by hartoyosbk in Hikmah

Tagged with

Menguak Tabir Kebesaran Allah SWT Atas Ka’bah dan Kota Makah   Leave a comment

Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yg berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6 dalam Al-quran  menjelaskan istilah itu dengan Ka’bain” yg berarti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandung istilah ‘ka’bah’ yg artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi.  Baca entri selengkapnya »

Posted 18 Juli 2011 by hartoyosbk in Unik

Tagged with

Rumus Ajaib Sedekah Ala Yusuf Mansur   Leave a comment

Rumus Matematika sedekah kini banyak dibicarakan dalam majelis pengajian. Rumus ini memang tak lazim dibahas dalam bangku pendidikan umum. Adalah Ustadz Yusuf Mansur yang mengkampanyekan rumus tersebut.

Inilah contohnya, 10-1 = 19. 10-2 = 28. 10-3 = 37. 10-4 = 46 dan seterusnya. Bicara ilmu matematika, hitungan di atas, salah. Tapi tidak bagi Yusuf Mansur. ‘’Itulah matematika sedekah 10- 1= 19!’’ tegasnya.
Dari mana datangnya angka 19? Dengan penuh keyakinan, da’i muda itu menjelaskan, ‘’Sepuluh dikurangi satu memang tinggal sembilan. Namun satu yang di sedekahkan itu akan dibalas Allah 10, sehingga kalau dijumlahkan 9+10=19. Begitu seterusnya,’’ tandas da’i yang selalu mengkampanyekan shalat sedekah dan shalat Tahajjud itu. baca selanjutnya

Posted 12 Juli 2011 by hartoyosbk in Hikmah

Tagged with

Persepsi Salah Tentang Sedekah Dan Zakat   Leave a comment

Zakat Merupakan rukun islam yang ketiga, tak seperti shalat ataupun puasa yang relatif umum di masyarakat, namun pemahaman masyarakat dalam memahami zakat masih sedikit dibawah shalat dan puasa. Dari pemahaman yang terkesan sekenanya itu timbullah beberapa persepsi yang salah yang tanpa disadari oleh masyarakat itu sendiri menjadi zakat terkesan sebagai ibadah yang tidak penting.

Ada tiga persoalan berhubungan dengan persepsi masyarakat umat Islam di sekitar pengertian zakat selama ini yang merupakan persepsi yang keliru dan harus diluruskan.

Pertama, zakat sebagai ketentuan terpisah dari ketentuan shalat.Persepsi salah bagi kebanyakan umat Islam yang keliru bahwa zakat merupakan ketentuan terpisah dengan shalat perlu diluruskan. Pelurusan persepsi ini sangat penting karena suatu persepsi sangat menentukan tingkah laku perbuatan terhadap sesuatu yang dipersepsinya, demikian juga persepsi umat Islam tentang zakat. baca selanjutnya

Posted 12 Juli 2011 by hartoyosbk in Hikmah

Tagged with

Sedekah Menyembuhkan Kanker   Leave a comment

Kisah berikut ini adalah salah satu kisah yang sangat terkenal dan menjadi pelajaran berharga bagi setiap orang.

Tokoh dalam kisah ini adalah seorang lelaki kaya raya, dia adalah pengusaha besar. Suatu ketika dia tekena penyakit kronis yang tidak bisa didiamkan begitu saja.Dia lalu pergi memeriksakan diri ke rumah sakit terkenal. Menurut diagnosa dokter, ditemukan penyakit kanker kronis dalam tubuhnya, dan prosentase kesembuhannya sangat tipis sekali. Para dokter menyarankan agar dia mau berobat ke luar negeri supaya mendapat perawatan intensif. Seketika itu juga lelaki itu berangkat ke luar negeri untuk menjalani pemeriksaan dan hasilnya sama dengan diagnosa dalam negeri. Para dokter di rumah sakit itu lalu menyarankan agar dia mau melakukan operasi untuk menghilangkan anggota tubuhnya yang digerogoti kanker. selengkapnya

Posted 12 Juli 2011 by hartoyosbk in Hikmah

Tagged with